Bila kita mengkaji kedua kata dari judul artikel ini mungkin sebagian besar dari kita akan setuju bahwa kita lebih suka kata “sukses” dibandingkan kata “gagal”. Menurut saya itu adalah hal yang wajar dimana hampir dari kita semua tidak ingin gagal atau dengan kata lain ingin sukses dalam segala hal yang kita lakukan. Namun mungkin kita masih teringat akan kisah Thomas Alfa Edison yang sukses membuat prototipe lampu pijar setelah percobaan yang gagal sebanyak 1000 kali dan Wright bersaudara yang sukses membuat pesawat terbang pertama setelah gagal sekian banyak kali. Bila kita ingin melihat contoh hidup yang pernah mengalami kegagalan berkali-kali yakni Donald Trump. Donald Trump si Raja Properti Dunia itu? Benar! Yang menarik dari kisah-kisah orang “gagal” ini adalah bahwa mereka menggunakan kegagalan untuk bangkit dan kemudian tampil sebagai pemenang.
Apakah ada yang bertanding dalam hal ini? Ya! Mereka bertanding dengan diri mereka sendiri untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin dan menjadi seorang pemenang pada akhirnya. Ada hal menarik yang bisa kita ambil disini yakni bila mereka jatuh maka mereka bangun kembali. Bila mereka gagal satu kali maka mereka mencobanya satu kali lagi. Ibarat mengikuti sebuah lomba dan kita terjatuh maka kita akan tetap akan sampai di garis akhir selama kita bangkit lagi. Satu kali bangkit lebih banyak daripada kita terjatuh! Berikut ini adalah kisah orang yang sukses setelah berhenti melakukan usahanya sebanyak 1000 kali. Anda tertarik mengetahuinya?
Menurut pendapat para ahli maka yang membuat seseorang gagal adalah karena motivasi yang dimiliki HANYA berasal dari luar seperti uang, penghargaan dan hadiah. Namun orang yang bertahan dan pada akhirnya sukses karena mereka JUGA mempunyai motivasi yang berasal dari dalam diri mereka seperti tujuan, semangat dan misi. It is never to late to mend. Tiada kata terlambat untuk memperbaiki diri.
0 Response to "Sukses Dan Gagal"
Posting Komentar